24x7 Customer Services

Cara Mengatasi Kusen Aluminium yang Berderit secara Detail dan Lengkap

Kusen aluminium adalah pilihan populer untuk pintu dan jendela rumah karena daya tahan, kekuatan, dan tampilannya yang modern. Namun, seperti halnya material lainnya, kusen aluminium juga bisa mengalami masalah, salah satunya adalah bunyi derit. Bunyi ini bisa sangat mengganggu, terutama jika berasal dari pintu atau jendela yang sering digunakan. Artikel ini akan membahas secara detail penyebab kusen aluminium berderit dan cara mengatasinya.

1. Penyebab Kusen Aluminium Berderit

Sebelum mengatasi masalah, penting untuk memahami penyebab kusen aluminium berderit. Berikut adalah beberapa faktor umum yang bisa menyebabkan derit pada kusen aluminium:

  • Gesekan antara Logam: Salah satu penyebab utama bunyi derit adalah gesekan antara komponen aluminium, terutama jika tidak ada pelumas atau jika pelumas sudah kering.
  • Pengencangan yang Tidak Tepat: Sekrup atau baut yang longgar atau terlalu kencang bisa menyebabkan komponen bergerak saat pintu atau jendela dibuka atau ditutup, menghasilkan bunyi derit.
  • Perubahan Suhu: Aluminium dapat memuai dan menyusut karena perubahan suhu, yang bisa menyebabkan kusen bergeser sedikit dan menghasilkan suara derit.
  • Debu dan Kotoran: Penumpukan debu dan kotoran di jalur geser atau engsel juga bisa menyebabkan gesekan berlebih yang memicu bunyi derit.
  • Komponen yang Aus: Komponen seperti engsel atau roda geser yang sudah aus juga bisa menjadi sumber masalah.

2. Langkah-langkah Mengatasi Kusen Aluminium yang Berderit

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut adalah langkah-langkah detail untuk mengatasi kusen aluminium yang berderit:

  1. Periksa dan Bersihkan Kusen
    • Bersihkan Jalur Geser: Jika derit berasal dari jendela geser atau pintu geser, langkah pertama adalah membersihkan jalur geser. Gunakan sikat kecil atau penyedot debu untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk. Setelah itu, lap dengan kain lembut yang dibasahi air sabun ringan, kemudian keringkan dengan kain bersih.
    • Bersihkan Engsel: Jika masalah berasal dari pintu dengan engsel, bersihkan engsel dari debu dan kotoran. Anda bisa menggunakan sikat kecil atau kain untuk mengusap bagian engsel.
  2. Lumasi Bagian yang Berderit
    • Gunakan Pelumas: Setelah membersihkan bagian yang berderit, langkah selanjutnya adalah melumasi area tersebut. Gunakan pelumas khusus untuk logam seperti minyak silikon atau pelumas berbasis Teflon yang dapat mengurangi gesekan dan mencegah bunyi derit.
    • Lumasi Jalur Geser: Oleskan pelumas pada jalur geser jendela atau pintu geser. Pastikan pelumas tersebar merata dan tidak berlebihan, karena kelebihan pelumas bisa menarik lebih banyak debu dan kotoran.
    • Lumasi Engsel: Teteskan pelumas ke dalam engsel pintu dan gerakkan pintu beberapa kali untuk memastikan pelumas menyebar ke seluruh bagian engsel. Pastikan pelumas meresap dengan baik.
  3. Periksa dan Kencangkan Sekrup atau Baut
    • Periksa Kekencangan Sekrup/Baut: Gunakan obeng untuk memeriksa semua sekrup dan baut pada kusen aluminium. Jika ada yang longgar, kencangkan dengan hati-hati. Jangan terlalu kencang karena bisa menyebabkan deformasi pada kusen atau mengganggu kesejajaran pintu/jendela.
    • Ganti Sekrup yang Rusak: Jika ada sekrup atau baut yang rusak atau aus, segera ganti dengan yang baru.
  4. Periksa dan Ganti Komponen yang Aus
    • Ganti Engsel yang Aus: Jika engsel menunjukkan tanda-tanda aus, seperti bunyi yang terus muncul meskipun sudah dilumasi, pertimbangkan untuk mengganti engsel tersebut dengan yang baru.
    • Periksa Roda Geser: Untuk pintu atau jendela geser, periksa roda geser. Jika roda aus atau rusak, gantilah dengan roda baru yang sesuai dengan spesifikasi kusen.
  5. Periksa Kesejajaran Kusen
    • Pastikan Kusen Sejajar: Gunakan level untuk memeriksa apakah kusen terpasang dengan sejajar. Kusen yang miring bisa menyebabkan pintu atau jendela tidak bergerak mulus dan mengeluarkan bunyi derit. Jika perlu, sesuaikan posisi kusen dengan hati-hati.
  6. Mengatasi Perubahan Suhu
    • Pemasangan Karet Penyerap Suara: Jika bunyi derit terjadi karena perubahan suhu, pertimbangkan untuk memasang karet penyerap suara atau pelindung pada bagian yang sering bergerak. Ini bisa membantu mengurangi suara yang dihasilkan oleh pergerakan kusen saat suhu berubah.
    • Pemeliharaan Rutin: Lakukan pemeliharaan rutin dengan membersihkan dan melumasi kusen setiap beberapa bulan sekali, terutama jika rumah Anda berada di daerah dengan suhu yang sering berubah drastis.

3. Kapan Harus Menghubungi Profesional?

Jika setelah melakukan semua langkah di atas bunyi derit masih tetap ada, mungkin ada masalah yang lebih serius seperti kerusakan pada struktur kusen atau pemasangan yang tidak benar sejak awal. Dalam kasus ini, lebih baik menghubungi profesional yang berpengalaman untuk memeriksa dan memperbaiki masalah tersebut.

4. Tips Pencegahan

Untuk mencegah masalah derit pada kusen aluminium di masa depan, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Lakukan Pemeliharaan Rutin: Seperti yang disebutkan sebelumnya, membersihkan dan melumasi kusen secara rutin adalah langkah pencegahan terbaik.
  • Hindari Penggunaan Pelumas Berbasis Minyak Berat: Gunakan pelumas yang direkomendasikan untuk logam dan hindari penggunaan minyak berat yang bisa menarik debu dan kotoran.
  • Periksa Kusen Secara Berkala: Lakukan pemeriksaan rutin pada semua komponen kusen untuk mendeteksi kerusakan atau keausan dini.
  • Hindari Kelebihan Beban: Jangan menggantung benda berat pada pintu atau jendela yang bisa menyebabkan kusen mengalami tekanan berlebih.

Kesimpulan

Mengatasi kusen aluminium yang berderit memerlukan pemahaman tentang penyebabnya dan langkah-langkah perawatan yang tepat. Dengan membersihkan, melumasi, mengencangkan, dan mengganti komponen yang rusak, Anda bisa menghilangkan bunyi derit yang mengganggu. Jika masalah masih berlanjut, jangan ragu untuk menghubungi profesional. Pencegahan dengan pemeliharaan rutin adalah kunci untuk menjaga kusen aluminium tetap dalam kondisi optimal dan bebas dari bunyi derit.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *